Wednesday, 9 September 2015

Pengertian Bioadsorpsi dan Biokoagulasi

Bioadsorpsi dan biokoagulasi merupakan dua teknik dalam pemurnian suatu campuran dengan bantuan biomaterial/ bahan biologis/bahan alami. Adapun sejatinya kedua teknik tersebut didasarkan pada prinsip adsorpsi dan koagulasi.
Adsorpsi ialah peristiwa menempelnya(adhesi) suatu partikel,atom, ion atau molekul gas, cairan(liquid) maupun padatan terlarut pada suatu permukaan. Sedangkan koagulasi adalah penggumpalan, yakni keadaan dimana suatu partikel zat bergabung dengan partikel lain sedemikian rupa sehingga terjadi peningkatan volume sebagai hasil dari pembentukan agregat. Adsorpsi dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya koagulasi.
Dalam kehidupan nyata, baik adsorpsi dan koagulasi seringkali bermanfaat dalam proses pemurnian baik dalam wujud cair maupun gas. Diantara banyak contoh pemanfaatan dari teknik ini yang telah dilakukan, pemurnian air merupakan yang paling umum di masyarakat. Air, sebagai penopang kehidupan berbagai organisme merupakan zat yang dapat dipakai untuk berbagai keperluan. Walau demikian, air yang akan digunakan perlu memenuhi standar kelayakan seperti bebas dari zat pencemar organik maupun anorganik, bahkan dari radikal bebas. Nah, untuk menghilangkan zat-zat pencemar tersebut, maka dimanfaatkan berbagai biomaterial sebagai adsorben(penyerap).
Lantas mengapa difokuskan pada biosorpsi dan biokoagulasi?
Salah satu jawabannya ialah karena lebih mudah pelaksanaanya serta bahan baku yang diperlukan berlimpah, sehingga tidak terlalu membuang biaya. Biosorpsi juga dapat disesuaikan dengan karakter zat pencemar sehingga lebih fleksibel dalam perlakuannya. Singkatnya, biosorpsi serta biokoagulasi adalah alternatif dalam pemurnian air, terutama air limbah tercemar.
Dari blog ini, kami akan berbagi sedikit informasi terkait pembuatan biosorben dan proses biokoagulasi biosorben dan biokoagulan dari jurnal-jurnal penelitian yang telah dilakukan. Ditambah pula akan dibagikan pedoman pembuatan jurnal penelitian sebagai penambah wawasan akademik.

No comments:

Post a Comment